Halaman

Halaman

Jumat, 13 Agustus 2010

Peranan Syaikh Syaikh Utsman Dhomiry rhm. Dalam Pengembangan Thoriqoh Tijaniyyah 1930-1955


Syaikh Utsman Dhomiry rhm. berperan dalam menyebarkan dan mengembangkan Thoriqoh Tijaniyyah di Cisangkan Cimahi Jawa barat bahkan sampai ke beberapa daerah lain di Jawa Barat. Walaupun tidak ada data yang menyebutkan jumlah pengikut Thoriqoh Tijaniyyah antara tahun 1930-1955, namun wilayah penyebaran para wakil talqin dan mubaligh menjadi salah satu indikasi sejauh mana luas pengaruh
Syaikh Utsman Dhomiry rhm. dalam penyebaran Thoriqoh Tijaniyyah.

Syaikh Utsman Dhomiry rhm. menyebarkan Thoriqoh Tijaniyyah karena terikat pada kewajiban yang berkaitan dengan statusnya dalam struktur kepemimpinan Thoriqoh Tijaniyyah. Kedudukan
Syaikh Utsman Dhomiry rhm. yang mula-mula berkedudukan sebagai badal/mubaligh, kemudian menjadi khalifah al-mursyid, sampai akhirnya
Syaikh Utsman Dhomiry rhm. menduduki posisi puncak dalam hierarki kepemimpinan Thoriqoh Tijaniyyah sebagai mursyid. Semakin tinggi kedudukannya, maka semakin besar pula tuntutan kepadanya untuk mengembangkan Thoriqoh Tijaniyyah. Semakin tinggi kedudukannya dalam struktur kepemimpinan Thoriqoh Tijaniyyah, semakin besar pula peranannya dalam menyebarkan dan mengembangkan Thoriqoh Tijaniyyah.
Cara dan pola yang dilakukan oleh
Syaikh Utsman Dhomiry rhm. dalam menyebarkan Thoriqoh Tijaniyyah menunjukkan ketidaksamaan dengan cara dan pola yang dilakukan sebagian besar kiai Thoriqoh  di Indonesia. Untuk mencapai kedudukan yang kuat, mula-mula ditariknya kiai-kiai pemimpin pondok pesantren. Melalui cara demikian maka kegiatan Thoriqoh akan lebih mudah diterima oleh segala kalangan. Di sisi lain bergabungnya kiai-kiai pemimpin pondok pesantren membuat orang-orang dari lapisan bawah lebih mudah untuk ditarik mengikuti ajaran Thoriqoh Tijaniyyah. Ditariknya orang-orang dari lapisan bawah menjadikan Thoriqoh Tijaniyyah yang disebarkan oleh
Syaikh Utsman Dhomiry rhm.menjadi tarekat yang bersifat sangat terbuka bagi siapa pun. Untuk mengokohkan eksistensi kepemimpinannya di masyarakat,
Syaikh Utsman Dhomiry rhm. selalu berbaur di dalam masyarakat untuk senantiasa mengajarkan mengenai bagaimana akhlak dan akidah yang benar. Pembangunan akhlak dan akidah yang benar akan berbanding lurus dengan loyalitas mereka pada ajaran Thoriqoh Tijaniyyah. Ajaran ini disebarkan oleh
Syaikh Utsman Dhomiry rhm. kepada seluruh lapisan masyaraka - baik kalangan kiai maupun kalangan bawah – yang sama-sama memanifestasikan fungsinya untuk mendukung eksistensi kepemimpinan
Syaikh Utsman Dhomiry rhm.dan penyebaran Thoriqoh Tijaniyyah.
Kepemimpinan karismatik
Syaikh Utsman Dhomiry rhm. semakin kokoh karena rakyat berhadapan dengan kolonialisme. Pada saat krisis atau masa peralihan, efektivitas kepemimpinan amat bermanfaat bagi masyarakat. Sebagai pemimpin
Syaikh Utsman Dhomiry rhm.dapat dikategorikan sebagai pemimpin karismatik karena pengabdiannya pada kesucian dan dianggap oleh para pengikutnya dapat mengantarkan mereka pada pengabdian yang nyata kepada Allah swt,
Syaikh Utsman Dhomiry rhm. memperlihatkan bahwa kepemimpinannya bermanfaat bagi masyarakat. Keputusan untuk tidak tidak bersikap kooperatif terhadap pihak kolonial menunjukkan konsistensinya dalam melawan bentuk-bentuk praktik kolonialisme. Kemampuan
Syaikh Utsman Dhomiry rhm. dalam mengaktualisasikan harapan dan persepsi masyarakat di masa kolonialisme ini telah mengokohkan keberlangsungan kepemimpinannya itu yang juga berkorelasi dengan tersebar luasnya ajaran Thoriqoh Tijaniyyah yang dia kembangkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar